Search

Tadabbur Daily

Memahami dan Mentadabburi Al Qur'an dan Hadits

Category

Tadabbur Ayat

Taubat

Taubat menunjukkan tanda totalitas seorang dalam menghadapi Ramadhan. Dia ingin memasuki Ramadhan tanpa adanya sekat-sekat penghalang yang akan memperkeruh perjalanan selama mengarungi Ramadhan.

Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah ta’ala berfirman,

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٣١)

Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kalian bertaubat kepada Allah, supaya kalian mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. [Surah An Nuur: 31]

Taubat yang dibutuhkan bukanlah seperti taubat yang sering kita kerjakan. Kita bertaubat, lidah kita mengucapkan, “Saya memohon ampun kepada Allah”, akan tetapi hati kita lalai, akan tetapi setelah ucapan tersebut, dosa itu kembali terulang. Namun, yang dibutuhkan adalah totalitas dan kejujuran taubat.

Jangan pula taubat tersebut hanya dilakukan di bulan Ramadhan sementara di luar Ramadhan kemaksiatan kembali digalakkan. Ingat! Ramadhan merupakan momentum ketaatan sekaligus madrasah untuk membiasakan diri beramal shalih sehingga jiwa terdidik untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan di sebelas bulan lainnya.

Wahai kaum muslimin, mari kita persiapkan diri kita dengan memperbanyak amal shalih di dua bulan ini, Rajab dan Sya’ban, sebagai modal awal untuk mengarungi bulan Ramadhan yang akan datang sebentar lagi.

Ya Allah mudahkanlah dan bimbinglah kami. Amin.

Waffaqaniyallahu wa iyyakum.

Sumber: Muslimorid

Advertisements

Kajian Tadabbur Al Qur’an #1 – #10

Kajian Tadabbur Al Qur’an bersama :Ustadz Ahmad Israfiel Mardlatillah.

Khusus untuk muslimat.  Setiap hari Rabu Pekan ke 1 dan 3. Jam 08.30 – 10.30 di Masjid Al Munawwarah, komplek perumahan witana harja pamulang barat.

10 desain Tadabbur Al Qur’an silahkan di download dan di share semoga bermanfaat #tadabburdaily

Ingin donasi untuk dakwah tadabburdaily? Klik Donasi

Kekuatan 3 Qul

Barang siapa yang membacanya 3 kali pada pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وَتُصْبِحُ – ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ

Qul huwallahu Ahad dan Al-Mu’awwidzataini (Qul A’udzu bi Rabbil Falaq dan Qul A’udzu bi Rabbin Naas) .

[HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud dan Al-Bukhari dalam Tarikh Al-Kabiir]


-Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas-

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ * اللَّهُ الصَّمَدُ * لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ * وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas: 1-4) (Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِن شَرِّ مَا خَلَقَ * وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ * وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ * وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5) (Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ * مَلِكِ النَّاسِ * إِلَهِ النَّاسِ * مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ * الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ * مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6) (Dibaca 3 x)

Bukti Mencintai Allah adalah Mengikuti Rasulullah

Bukti Mencintai Allah adalah Mengikuti Rasulullah

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Wahai Nabi, katakanlah kepada orang-orang mukmin: “Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku. Allah pasti akan mencintai kalian dan mengampuni semua dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”

[Ali ‘Imran, 3: 31]

Maka Cukuplah Allah Menjadi Pelindung Bagi Kaum Mukmin

“…maka cukuplah Allah menjadi pelindung bagi kaum mukmin.”

[Al-Baqarah, 2: 137]

Allah bersama kita…

Abdullah bin ‘Abbas –radhiyallahu ‘anhuma– menceritakan, suatu hari saya berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Nak, aku ajarkan kepadamu beberapa untai kalimat:

Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau hendak meminta, mintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah.

Ketahuilah, seandainya seluruh umat bersatu untuk memberimu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.”

[Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi di dalam kitab beliau Sunan At Trmidzi no. 2516, Imam Ahmad bin Hambal di dalam kitab Al Musnad: 1/307, dll]

Hendaklah Kalian Takut Siksa Pada Hari Kiamat

ALLAH subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ
ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Wahai kaum mukmin, hendaklah kalian takut siksa pada hari kiamat, saat kalian dikembalikan kepada Allah.

Setiap orang akan diberi balasan setimpal dengan perbuatan yang telah ia lakukan di dunia. Setiap orang tidak akan dianiaya sedikit pun dalam mendapatkan balasan amalnya.

[Al-Baqarah, 2: 281]

Ya Rabb….

Kami Mendengar dan Kami Menaati Perintah-Mu

Orang-orang mukmin berkata:

سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

“Wahai Tuhan kami, kami mendengar dan kami menaati perintah-Mu. Wahai Tuhan kami, kami memohon pengampunan-Mu. Hanya kepada-Mu lah semua manusia akan dikembalikan.”

[Al-Baqarah, 2: 285]

Allahumma…

Agar Tak Menyesal di Akhirat Kelak

agar tak menyesal di akhirat kelak

يَا وَيْلَتَا لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا

Ya Allah, alangkah celakanya diriku! Alangkah baiknya sekiranya di dunia dahulu aku tidak menjadikan orang kafir sebagai panutanku?

[Al-Furqan, 25: 28]

Ya ALLAH, lindungi kami dari semua hal yang menghalangi kami dari ridha dan rahmat-MU…
Allahumma…<3

Cukuplah Kamu Berikan Peringatan Dengan Al-Qur’an

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَقُولُونَ وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِجَبَّارٍ
فَذَكِّرْ بِالْقُرْآَنِ مَنْ يَخَافُ وَعِيدِ

Kami sangat mengetahui apa saja yang dikatakan oleh kaum kafir Quraisy. Wahai Muhammad, kamu sama sekali bukanlah orang yang dapat memaksakan keimanan kepada kaum kafir Quraisy.

Cukuplah kamu berikan peringatan dengan Al-Qur’an kepada siapa saja yang mau takut terhadap ancaman siksa-Ku di akhirat.

[Qaaf, 50: 45]

Blog at WordPress.com.

Up ↑